Diberdayakan oleh Blogger.

Colours of Life

some though of mine, myself, and my life ~

17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2011
66 tahun Indonesia medeka kawan !! hmm, apa iya ?
Mari kita membaca sejarah yang mengantarkan kita pada saat ini. Saat dimana kita bisa merasakan kemerdekaan, saat dimana kita sudah tak lagi menghirup udara komunis dan penjajah. Saat kita dengan leluasa bisa melihat sang Merah Putih berkibar agung di angkasa. Bisakah kita merasakannya kawan ?
Coba sejenak merenung kejadian sebelum 17 Agustus 1945, 66 tahun yang lalu.
Untuk mengibarkan sang Merah Putih, harus mengorbankan nyawa ribuan pahlawan. Perjuangan mempertahankannya, tak peduli darah dan keringat yang mengalir deras , Betapa besar perjuangan mereka, demi MERAH PUTIH…!!
Tapi , apa balasan kita saat ini kawan ?
Mengapa Kita hanya berdiam diri saja, melihat Indonesia dijajah oleh bangsa sendiri ? mereka melawan Belanda dan Jepang saja bisa , kita ??!
Di ulang tahun Negara kita yang ke 66 ini,perlu adanya tindakan nyata, bukan angan semata.
Wahai generasi muda ! tidakkah kita malu kepada Negara lainnya, mereka begitu bangga dengan bangsanya dan selalu berlomba untuk memberikan yang terbaik untuk negara.
Mungkin banyak dari kita yang terlalu jenuh dengan permasalahan dalam pemerintah, kasus korupsi yang tiada hentinya, tenaga kerja yang tak pernah absen disiksa, lumpur yang semakin meluap, dan masih banyak lagi. Kawan, aku tahu kalian sebenarnya punya banyak mimpi. Namun, mengapa kalian terlalu pesimis , padahal belum mencobanya, meski harus jatuh mengapa tidak bangun kembali ? Kawan, akankah kita berdiam diri saja, melihat bendera kita dilecehkan ? akankah kita diam tanpa kata mendengar lagu daerah kita direbut dan diperdendangkan di negeri orang ?
Bayangkan apa yang akan terjadi jika 60 tahun lalu, Bung Karno sepenuhnya jujur tentang Indonesia. Bayangkan ia berdiri di sebuah podium; ribuan telinga menanti penuh harap di hadapannya. Kemudian dia berkata, “Indonesia adalah bangsa yang buta huruf, 95% penduduk kita tidak dapat membaca. Kurang dari 2% rakyat kita mengenyam pendikikan. Tidak ada yang bisa kita harapkan dari bangsa bodoh ini. Bayangkan betapa hal itu akan jadi pukulan keras bagi semangat kemerdekaan. Tapi Bung Karno tidak pernah mengatakan itu semua. Ia berdiri dengan bangga lalu berkata, “Gantungkan cita-cita mu setinggi langit! Bermimpilah setinggi langit; dengan begitu jika engkau jatuh, engkau akan jatuh di antara bintang-bintang”. Bung Karno bukannya lari dari atau menyembunyikan kenyataan. Dia tahu itu adalah masalah nyata yang pada akhirnya harus mereka hadapi. Namun ia juga tahu, dalam usaha memperjuangkan kemerdekaan, optimisme harus dibangun. – cuplikan Forum Indonesia –
Kawan, jika bukan kita yang menjadi agen perubah dunia, lantas siapa lagi ? jika bukan kita yang maju di barisan paling depan, lalu 66 tahun Indonesia mungkin akan sama dengan peringatan 1 tahun Indonesia meredeka. ! 66 tahun bukan angka yang muda kawan, sudah sepantasnya Indonesia setara. Kemerdekaan yang hakiki adalah rasa keinginan untuk terlepas dari penjajah, bukan hanya penjajah kaum colonial, tetapi penjajah oleh bangsanya sendiri. Kemerdekaan bukan hanya permainan kata – kata belaka tetapi itu janji yang tertoreh dalam pembukaan Undang Undang Dasar 1945.
Dan untuk kedua kalinya , perayaan ini tepat bertepatan dengan tanggal 17 Ramadhan , bulan yang sangat suci dan dengan peringatan Nuzulul Qur’an. Begitu istimewanya angka 17 ini. semoga ini menjadi sebuah berkah tersendiri bagi bangsa kita. Maka dari itu, kita manfaatkan moment yang sangat istimewa ini untuk benar – benar merefleksikan diri sudah sejauh mana , Indonesia merdeka.
Pada akhirnya saya mengucapkan DIRGAHAYU 66 TAHUN REPUBLIK INDONESIA. JAYALAH NEGERIKU, TERUSLAH BERKIBAR MERAH PUTIHKU..!!

Ditulis oleh : Fildzah KNH, 17 Agustus 2011 at alam Indonesia dengan kibaran Merah Putih.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Welcome Ramadhan..this is the 12th fasting day. As we know that ramadhan is the blessing , graceand of course the beautiful month. Give thanks to Allah, I still have the opportunity to meet this month. In this month , I have several hopes and wish. I hopes, I can raise the miracle of it. That many people called “ malam lailatul qodar”.
In that night, we can see many stars looks brightly, and we can feel comfort, peaceful, and different with the last or previous day. As I know, Lailatul Qodar is the better night than thousand months. Wow.. ! it seems miraculous . and surely, I want to get that’s blessing. There are so many people who want to get it, but just little of them. Oh ya ! there was happened some wonder and mysterious phenomenon in the world when lailatul Qodar comes. Like in Mecca , there was a white shape like an angel who stand on Ka’bah, when people was praying . and so many other phenomenon. So, in this beautiful opportunity, I wish I can be more advisable, be patient in facing all of problems, and I can earnest accepting whatever He gives to me. Even I know, that Ramadhan in this time is so different with the past time ! because I must manage my dreams, directing my vision, far from my parent, get new friends, living to serve in people’s city and must be independent people. I try to be what I want to be and doing what I’ll not happen. Because, I try to life with my 2nd choice. Hopes, I can find the light in the darkness. Ramadhan ..… , please give me the miracle !





Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Doing something that never imagined before..
Maybe, some people thinks that it is crazy..
I’ll do as soon as I can..
Because I know, this is best of the best …
And I have seen the light over there..
Then I find the peaceful in my deepest life…
Actually, this is so hard..
I’m sure, another people will not surely strong doing this..
Like blowing a died candles..
Whereas, life must go on..
Move on and never give up..
Just hopes, I can be someone who useful with other…
And always give my smile to the world ever after…^_^
Like the sun that shines brightly..



















Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

ini foto panti asuhan yang akan kami kunjungi untuk memberikan sumbangan buku dan perpustakaan serta buka puasa bersama with @infotegal dan @Lovebooks_Tegal tahun 2011.



tampak luar



                                                    ruang tidur cewek




ruang ngaji




ruang belajar( jadi satu dengan kamar)





dapur & toilet

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Tegal, sejuta sentra produksi yang “ Ngangeni lan Mbetahi”
Ini aku tulis ketika mengikuti lomba menulis di hari jadi Kabupaten Tegal yang ke 410, ya.. sekadar berpartisipasi , semoga bermanfaat..^_^
Saya ingin menciptakan kabupaten Tegal yang benar – benar mewujudkan slogannya yaitu “Ngangeni lan Mbetahi” yang dibuktikan dalam tindakan nyata oleh warga Tegal serta perwujudan dalam upaya meningkatkan potensi daerah.
“Ngangeni lan Mbetahi”, berarti membuat warga Tegal maupun dari daerah lain yang pernah menapaki jejak di Tegal merindukan suasana Tegal serta membuat kerasan warganya yang tinggal di Tegal. Kerinduan akan rasa kebersamaan dan guyup rukun warga Tegal, kerinduan akan suasana lesehan dengan makanan khas Tegal seperti ponggol setan, lengko, dan kupat glabed, kerinduan pada perkataan orang Tegal yang terkenal kasar dan kotor, namun sebenarnya disitulah titik kerinduannya. Oleh karena itu, sebagai warga Tegal, saya berharap kita dapat melayani mereka dengan suguhan khas Tegal yang ngangeni, asri, kental, dan melekat dalam hal budaya, adat istiadat, makanan khas dan yang lainnya. Dan yang pasti menjadikan citra Kabupaten Tegal ini lebih baik di mata masyarakat.
Hal – hal yang perlu ditingkatkan yaitu makanan khas tegal, salah satu contohnya yaitu tahu aci. Sebagai gambaran nyata, kita semua pasti tahu Mc.Donald, KFC, Dunkin Donuts, itu semua khas Amerika. Hampir diseluruh belahan dunia pasti kenal dengan makanan diatas, dan sekali lagi, semua berawal dari sebuah pemasaran yang kecil dan seiring berjalannya waktu semakin meluas hingga seluruh dunia. Melihat kenyataan diatas, bagaimana dengan Tegal ? harapan saya, tentulah pasti kita bisa melakukan seperti halnya Amerika, mulai dari pemasaran yang kecil dan berharap dapat diteruskan hingga ke seluruh dunia, contohnya warteg yang semakin merambah ke berbagai daerah. Dan andaikata itu terjadi, pastilah masyarakat akan semakin bangga dengan Tegal. Serta bisa mendirikan perusahaan tahu aci dengan nama “Tahu Aci, the great food of Tegal” , dan nanti warga Tegal dapat membuat resep dan aneka kreasi baru dalam memasarkan tahu aci, dibuat dalam kemasan yang menarik dan rasa yang unik dan berbeda. Termasuk juga makanan khas tegal yang lainnya.
Bukan hanya dalam makanan khas, termasuk juga dalam bidang industri yang berkembang di masyarakat Tegal, dan masih teringat pada kalimat “Tegal Jepangnya Indonesia”, dari kalimat ini tampak jelas bahwa sebenarnya Tegal sudah cukup dikenal , namun masih perlu ditingkatkan lagi. Baik dalam hal distribusinya, maupun peningkatan produk dan tenaga kerjanya. Masyarakat Tegal sendiri ada yang membuat komponen – komponen kapal, komponen pertanian, konveksi, industri logam, dan kerajinan stralis yang belum tersentuh oleh tangan – tangan trampil , karena masih minimnya sumber daya manusia.Contohnya di Kebasen,Lingkungan Industri Kecil (LIK) yang belum maksimal diberdayakan oleh orang- orang Tegal. Andaikan mimpi saya menjadi kenyataan , Tegal mungkin akan seperti Jerman,yang bisa membuat pesawat terbang, dan mungkin bisa membuat kapal yang begitu besar, sebagai sentra mode, sentra kuliner, dan sentra industri. Atau paling tidak sebagai daerah Industri yang mempunyai ciri khas kedaerahan. Harapan saya, pemerintah daerah dan masyarakat Tegal saling mendukung dan turut berpartisipasi dalam upaya meningkatkan dan memberdayakan Tegal, layaknya air dari hulu ke hilir, yang berharap pemerintah dapat memfasilitasi masyarakat agar lebih memaksimalkan potensi yang ada. Sehingga masyarakat pun sadar akan terciptanya rasa saling gotong royong, dan kebersamaan yang terjalin antara pemerintah dengan warganya.Dengan demikian input daerah semakin maju dan dapat menjadi magnet dari daerah lain untuk menjadi investor di Tegal.
Salah satu upaya peningkatan Sumber Daya Manusia, yaitu dengan mewujudkan budaya membaca kepada seluruh masyarakat Tegal, tanpa terkecuali, karena masih banyak masyarakat Tegal yang buta huruf. Masih banyak masyarakat Tegal yang perlu mendapat perhatian serta pembelajaran khusus. Berdasarkan survei budaya membaca yang saya lakukan pada warga Tegal beberapa waktu lalu di daerah pedesaan dan industri, membuktikan bahwa 40% warga buta huruf, yang didominasi oleh orang dengan usia 30– 60 tahun, bahkan ada beberapa pemuda juga yang masih buta huruf. Artinya masih banyak warga Tegal yang membutuhkan pendidikan. Dan sebenarnya, budaya membaca ini bukan hanya untuk masyarakat yang tidak bersekolah maupun yang telah lanjut usia, sebagai pelajar maupun mahasiswa juga perlu meningkatkan pemahaman membaca dan harapannya dapat mendidik masyarakat luas yang masih perlu mendapat perhatian.Coba kita pikir, bagaimana suatu daerah akan berkembang dan menjadi contoh bagi daerah lain, sementara input dari daerah itu masih lemah? Seperti halnya masyarakat kita, dalam hal membaca contoh kecil saja, dengan membaca akan membuka secercah harapan sehingga akan mewujudkan masyarakat Tegal semakin pintar , berguna, dan tentunya dapat mengembangkan aset daerah yang mungkin tidak diduga sebelumnya. Sehingga terciptalah Tegal yang benar- benar menjadi sentra dari segala produk dan potensi daerah yang “Ngangeni lan Mbetahi” di mata publik.





Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
My father ..
Without you, I don’t have the truth to let it flow…
Without you, maybe I always solve my problem with the tears..
Without you, I can’t be as strong as I can…
Masihkah kau ingat ayah, setiap sore kita duduk bersama menikmati indahnya sore hari hingga matahari terbenam…
Masihkah kau ingat saat malam kebiasaan kita memandang langit penuh gemerlap bintang dan cantiknya bulan..
Kadang dengan alunan nada – nada dan semilir angin malam..
Disana, ku lontarkan segala kesedihanku, segala permasalah hidupku kepadamu ayah..
Dan kau selalu menguatkan aku, kau selalu membesarkan hatiku, hingga segala nasehatmu masih terus kuingat..
Begitupun denganmu , saat kau ada masalah, kau yang selalu ceritakan padaku, meski kadang aku tak mengenal siapa yang kau ceritakan, meski kadang ku merasa bosan dengan ceritamu yang berstandar tinggi, haha.. maaf ayah.. tapi kini ku mengerti , semakin dewasa kini ku pahami dan ku rasakan..
Aku membanggakanmu didepan teman – temanku ayah, saat mereka bangga menceritakan kisah mereka pada teman sebaya, pada pacar. Namun, kau takkan tergantikan..kau adalah orang nomor satu yang selalu mensupport aku apapun keadaanku, bagaimanapun rasa kecewamu padaku, tapi kau tetap memberikan senyuman ikhlasmu…
Masih teringat pula dalam benakku, kau pernah katakan padaku “ Kau bukan anakku ! jika kau selalu menyerah, mengeluh dan selalu menangis didepanku…!! “
Terimakasih Ayah, I’M SRTONGER…
My mother,, thanks for your care to me…
Meski kadang jarang ku ungkapkan permasalahanku padamu, meski kadang aku sering mengecewakanmu,
Kadang aku begitu jauh darimu..maaf ibu…
Tapi, betapapun jauhnya jarak antara kita, kau tetap di hatiku ibu, kau adalah wanita yang kuat, kau adalah wanita yang tangguh..
Terimakasih ibu, atas segala pengorbananmu selama ini…
Maaf, sekali lagi, ku membuatmu kecewa..
Maaf, aku belum bisa menjadi yang terbaik untukmu..
Tapi, ku berjanji, suatu saat nanti, aku akan membuktikan bahwa aku bisa..
Terimakasih ibu, yang selalu menopang aku, yang selalu berkorban demi aku, ribuan kilo jalan yang kau tempuh walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah..
Saat ku dengar, kau selalu menyebut namaku disetiap doa yang kau panjatkan..
Saat ku lihat tetesan air matamu terjatuh …
Andai ku bisa mengusapnya dari wajahmu…
Ibu, kau Seperti udara …
kasih yang engkau berikan.
Tak mampu ku membalas, ibu
Ingin ku dekap dan menangis di pangkuanmu, dan terlelap …
Dengan apa ku membalas semua yang telah kau beri ibu…
Walau kadang tak banyak kata terucap dari mulutmu, hanya bahasa tubuh dan kalbu yang kau perlihatkan, tapi ku tahu, itu semua sangat berarti.. begitu berarti untukku ibu..
Terimakasih Ayah.. Ibu.. telah mendidikku hingga kini aku dewasa, mengerti bagaimana hidup ini, bagaimana lelahnya perjuangan…tanpa kalian , aku takkan pernah sekuat ini…
Tanpa kalian, mungkin aku telah jatuh..kalian begitu HEBAT , LUAR BIASA..! aku bangga memiliki kalian..
Akan slalu kuingat semua petuah dan nasehat kalian dimanapun ku berada nanti, kelak..
I love you..:*
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Baru saja kemarin diberitakan bahwa tahun 2014 akan dimulai pembuatan jembatan selat Sunda yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatra yang berjarak 29 km dengan biaya kurang lebih 120 Milyar U$ dollar. Masa pembuatan sampai 10 tahun, dengan tenaga ahli yang khusus dan professional dari luar negeri. Ckckckck. What do you think about it?
Uang sebesar dan sebanyak itu bisa untuk memberi makan rakyat jelata yang mengais makan setiap hari di jalanan, bisa meningkatkan pendidikan dan menyekolahkan anak jalanan, bisa membuat lapangan kerja baru dan mengurangi tingkat pengangguran di Indonesia, bisa membenahi infrastruktur negeri yang carut – marut, bisa menyekolahkan tenaga pendidik sehingga menghasilkan guru – guru yang professional dan dapat dipercaya. Bisa mengurangi angka kriminalitas penyebab pengangguran di negri ini.
Kadang, aku heran apa maunya negeri ini?
Mengapa harus selalu melihat keatas, sementara yang dibawah terinjak padahal berjuang membela Negara ini?
Oke, mungkin pembuatan jembatan itu untuk sarana transportasi. Namun, apakah iya itu benar- benar yang dibutuhkan????
Sementara sudah ada kapal penyebrangan, sudah ada nelayan yang hidupnya tergantung pada kapal dan birunya laut. Kalau sekarang dibuatkan jembatan, bagaimana nasib para nelayan? Dan otomatis ini akan meningkatkan angka pengangguran di negeri ini… sebenarnya apasih yang kau mau, oh pemerintah?
Boleh saja, dibuat sebegitu dahsyatnya, namun, alangkah baiknya jika kita melihat dan memenuhi kebutuhan rakyat sendiri, masih banyak… bahkan banyak banget rakyat yang masih hidup dibawah garis kemiskinan…T.T
Coba kita bayangkan keadaan negeri ini 10 tahun mendatang, khususnya pulau Jawa. Kita tahu, pulau Jawa adalah pulau dengan penduduk terpadat, jika transportasi begitu mudah, dan berbagai pelosok negeri transmigrasi ke pulau Jawa, apa yang akan terjadi ??? hal terburuk adalah tenggelamnya pulau ini, sekali lagi kukatakan , TENGGELAM..!!!
bukan karna aku orang Jawa dan mudah saja berkata demikian, justru yang aku pikirkan adalah keadaan terburuk yang akan terjadi. Mari kita telusuri, seperti Kalimantan , Papua, Sulawesi, Maluku. Disana masih banyak sekali lahan kosong, andaikan disana dibangun lapangan pekerjaan yang luas dan merata, pastilah negeri ini akan jauh lebih baik dan tidak ada WNI yang perlu bekerja di luar negeri untuk menjadi TKI yang penuh siksaan.
Serta untuk meningkatkan pendidikan, karena sampai saat ini masih banyak rakyat yang buta huruf, masih banyak anak putus sekolah.
Namun, tampaknya mereka masih enggan membuka mata untuk hal demikian. Padahal posisi mereka tergantung pada suara rakyat . Semoga mereka mendengar.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
When I feel so down, when troubles come, when dreams comes failed, when peoples laughing at me because of my fault, when I have the blur vision, when there’s nothing to describe it…
When I happy, when I feel so lucky, when everyone give congratulations to me, when I was graduated..
All of them ..
Because of You Allah.., my God, my Love, and You mean everything to me..
Thanks for beside me aver after, and sit a while with me, whereas sometimes I forget You, thanks You’re the only one, I feel quiet beside You..
Imagine, dreams, Love, Life, laugh, cry, Breath…
Thanks who still give me opportunities in breathing, on catch my dreams, give me the strength when I’m down..
Thanks, You raise me up..
Like I have the wings of a dove to fly away and be at rest..
So, I’m be a strong people, I can be myself with all of my confidence, I can prove something that I can’t before..You raise me up to more than I can be…
I’m strong when I’m on Your shoulder..
Thanks Allah, without You, I’m nothing :))
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Kawanku, hidup adalah perjuangan. Perjuangan meraih apa yang kita impikan, meski dengan hujan badai, dan panas terik, meski harus mengorbankan perasaan, tenaga, kadang memupuskan harapan.
Namun, saat kita belum berhasil meraih mimpi kita, kemudian banyak dari kita yang putus asa, bahkan sudah kehilangan semangat untuk hidup lagi… Naudzubilah…
Kadang kita merasa begitu tertekan akan banyaknya masalah yang menghadang didepan kita..
Stress, kacau, galau, sifat menjadi labil seperti anak kecil, mudah emosi dan agresif..T.T
kawanku, Lihat ke atas, lihat ke bawah.
Lihat ke atas maksudnya perhatikan orang yang lebih berjaya daripada kamu supaya kamu terinspirasi untuk berjaya seperti mereka.
Dalam pada itu ambil pengajaran dari orang yang berada di bawah tahap kamu supaya kamu bersyukur hidupmu lebih baik daripada hidup mereka dan tak sesusah mana seperti hidup mereka.
Allah menjadikan hidup kita semua berbeda-beda, supaya kita menggali hikmah yang tersirat di dalamnya.
Tugas kita memang berusaha dan berdoa, namun selebihnya serahkanlaha pada Yang Kuasa, Yang mempunyai Hidup, Yang Maha Pengatur. Karena Dia telah membuat scenario terbaik untuk diri kita.
Meski kadang pahit, sangat pahit.. tapi kalau kita rasakan betapa manisnya kepahitan yang kita lalui kawan.
Jalanmu masih panjang kawan, percuma saja kalau hari ini kamu hanya merenung dan meratapi nasib yang tidak jelas..
Sekarang, bangkitlah ! bergegas.. lari bila perlu..!! kejar mimpimu sampai dapat.. jika gagal , belajarlah dari setiap kesalahan, introspeksi dirimu,jadikan dirimu untuk selalu sabar, “man shabara zhafira”.
Kawan… kau sangat berarti, kau sangat beruntung bisa memperoleh kesempatan untuk belajar, untuk menggali ilmu. Coba, lihat mereka yang mengais hidup di jalanan, mereka yang rela mengorbankan
Cita – cita mereka demi keadaan ekonomi yang memaksa harus putus sekolah.
Jadi, apalah gunanya menyesali keadaan, apasih gunanya membuang waktumu untuk meratapi nasib yang geje.
So, raise your dreams now..! because today is yours..!!
I’m here beside you my friends , ever after with all of our memories..^_^
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Ya… hidup itu belajar..
Belajar memahami diri sendiri
Belajar memahami perasaan orang lain
Belajar memahami kebutuhan orang lain
Belajar sabar ketika masalah datang
Belajar ikhlas saat harus merelakan
Belajar disiplin saat mematuhi peraturan
Belajar tabah saat cobaan menghadang
Belajar memahami alam semesta
Belajar dari kesalahan yang dilakukan
Belajar mandiri saat tiada yang lain
Belajar menerima saat mengalami kekalahan
Belajar mengalah untuk yang terbaik
Belajar berkorban untuk orang lain
Belajar mencintai orang lain
Belajar rasanya sakit hati
Belajar bangkit saat lemah
Belajar tersenyum saat sakit
Belajar meyamakan saat berbeda
dan Belajar bagaimana kita hidup....
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Indonesia, Negara yang penuh dengan sekelumit permasalahan.., tidak jarang banyak fakta miring yang mengkritisi para wakil rakyat yang duduk di bangku pemerintahan..
Jujur, saya tidak habis pikir dengan pemikiran mereka, yah… kita tahu, memang tidak semua anggota dewan begitu, karena saya juga sudah mengenal cukup dekat dengan sebagian kecil anggota dewan,, namun tetap saja masih ada diantara wakil rakyat itu yang buta dan tuli, tidakkah mereka melihat rakyatnya sengsara, mati kelaparan tanpa pangan , menahan dinginnya malan tanpa papan, dan semua itu dapat terlihat jelas dibelakang bangunan yang begitu megah dan bahkan mereka merencanakan tuk membangun gedung yang baru yang masih saja menimbulkan kontroversi…
Tolonglah wakil rakyat yang terhormat, dalam bahasa jawanya “mbokya, makani rakyatmu sing nuruti apa kepenginanmu”
Tidakkah mereka mendengar jerit tangis rakyatnya? Tidakkah mereka mendengar teriakan demonstran yang memperjuangkan keadilan,,tidakkah mereka mendengar itu semua?????
Lalu, dimana etika, fungsi, moral dan akhlak mereka? Ini Indonesia loh,,negara yang katanya memerhatikan adat ketimuran, namun kenapa wakil rakyat justru mencoreng nama baik Negara kita? Belum lagi para anggota dewan yang suka berfoya - foya keliling berbagai Negara dengan alasan study banding.. hello? Sebenarnya tidak usah study banding di Negara lain, wong belajar di Negara sendiri juga belum tentu benar, dan yang pasti Negara kita justru yang mengajarkan apa itu kesopanan, apa itu akhlak, apa itu moral yang baik supaya melahirkan para pemimpin bangsa yang bermoral baik dan pro rakyat.
Saya berharap dengan sangat , semoga para anggota dewan dapat sadar akan beban dan tanggung jawab kepada negara dan rakyat, dan rakyatnya juga dapat mempercayai sehingga tercipta Negara yang aman dan tentram…amin
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

Fildzah Kharisma N.H

Fildzah Kharisma N.H

About me

I’m a girl who loves nature, green, environmentalist, and social humanitarian enthusiasm.

Halaman

  • Home
  • Travel
  • Contact

Visitors

Followers

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Label

  • cerpen
  • English
  • Environment
  • Friends
  • Goresan hati
  • Indonesia
  • Life Traveler
  • Masa sekolah
  • Opini
  • Perjuangan
  • Puisi
  • Religi

Blog Archive

  • Mei 2020 (2)
  • April 2020 (3)
  • November 2019 (1)
  • April 2019 (1)
  • November 2017 (3)
  • Oktober 2017 (2)
  • Januari 2017 (2)
  • Maret 2016 (2)
  • Maret 2015 (1)
  • Januari 2015 (1)
  • Februari 2014 (1)
  • Januari 2014 (1)
  • Desember 2013 (3)
  • Agustus 2013 (5)
  • Juli 2013 (3)
  • Juni 2013 (1)
  • Maret 2013 (3)
  • Februari 2013 (7)
  • Januari 2013 (2)
  • Desember 2012 (6)
  • November 2012 (2)
  • Oktober 2012 (3)
  • September 2012 (1)
  • Agustus 2012 (10)
  • Juli 2012 (2)
  • Juni 2012 (3)
  • Mei 2012 (3)
  • Maret 2012 (1)
  • Februari 2012 (3)
  • Januari 2012 (5)
  • Agustus 2011 (2)
  • Juli 2011 (4)
  • Juni 2011 (3)
  • Mei 2011 (5)
  • April 2011 (2)
  • Januari 2011 (1)
  • Desember 2010 (1)
  • Agustus 2010 (4)
  • Juli 2010 (3)
  • Juni 2010 (7)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates