Diberdayakan oleh Blogger.

Colours of Life

some though of mine, myself, and my life ~

Kau akan terus hidup, inspirasimu yang kau curahkan lewat blogmu selalu menghidupi jiwa - jiwa yang kadang lelah bahkan tak mensyukuri hidup. Sungguh, kau teman yang sangat baik, kuat dan hebat. Allah sangat sayang sama kamu :)


afterlifeme.blogspot.com
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Bismillah, ijinkan saya berucap syukur kepada Tuhan. Hari ini, Sabtu, 17 Agustus 2013 Negara Republik Indonesia memasuki usia yang ke-68 tahun. 68 tahun, bukanlah angka yang sedikit. 68 tahun adalah angka yang sangat matang. Ibarat manusia, angka berkepala 6 tersebut pastilah sudah benar – benar matang.  Matang dapat pula diartikan dewasa. Dewasa berarti dapat memahami dan mempertanggungjawabkan segala tindakan, Tapi, apakah bangsa ini matang pula dalam menghadapi segala permasalahan yang terjadi ? Apakah bangsa ini telah matang dalam menyikapi segala konflik, menyingkap segala beda, dan berperilaku dewasa dalam menghadapi tantangan di era globalisasi ini ? Mari kita tanya pada diri kita, sudahkah negeri ini merdeka ? sudahkah bangsa kita memaknai kemerdekaan yang sejati ? kemerdekaan yang seutuhnya murni. Memang benar, apa yang dikatakan oleh Bung Karno yang kurang lebih seperti berikut, “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri”. Merdeka berarti bagaimana kita memerdekakan diri dari segala beban yang kita buat sendiri. Kemerdekaan, semoga tak sekadar sepatah kata yang melintas di setiap jiwa bangsa. Di era globalisasi yang penuh dengan tantangan ini, menjadi bangsa yang merdeka tak sekadar berucap semata, namun kita buktikan bahwa kita mampu memerdekakan bangsa ini dari segala aspek yang masih menjadi konflik.
Berbicara tentang kemerdekaan, termasuk pula memerdekakan jiwa – jiwa yang terjerat. Termasuk pula memerdekakan hati yang terpenjara kegelapan. Tatkala semua saling menyingsingkan lengan, memahami solidaritas, toleransi umat, dan bersama mewujudkan visi Indonesia yang sesuai dengan konstitusi. Masa depan terbentang luas, bagi jiwa bangsa yang tak mengenal lelah dalam memperjuangankan nasib bangsa.
Bahwa faktanya makna kemerdekaan sejati belum tersentuh oleh seluruh elemen bangsa. Karena, masih banyak generasi yang hanya menginginkan hal – hal yang instan, masih banyak generasi yang tidak memperhatikan para pejuang yang kini telah terbuang, masih banyak pemimpin negeri yang belum dapat memimpin dirinya sendiri,  dan masih banyak lagi yang tak dapat saya sebut satu per satu.
Maka, melalui opini saya, bukan bermaksud untuk saling menyalahkan, namun marilah kita bersama membuka mata, dan semoga setelah ini akan ada bibit – bibit yang dapat merdeka, yang dapat meneruskan perjuangan para pahlawan dan pejuang yang belum terealisasi, bukan merdeka untuk satu pihak, namun merdeka atas nama Indonesia. Termasuk generasi penerus bangsa melalui cara, upaya, karakter, dan konsentrasi studi masing – masing. Hingga, pada akhirnya cita – cita leluhur bangsa terwujud, yang pada akhirnya menjadi cita – cita bangsa Indonesia sepenuhnya. Sadarkah kita ? Negeri ini banyak dilirik karena potensi yang besar, baik Sumber Daya Alam maupun Sumber Daya Manusia. Sadarkah kita ? telah banyak Negara bahkan lembaga Internasional yang mengakui keberagaman budaya dan sosial masyarakat yang sangat majemuk. Sadarkah kita ? banyak Negara yang cemburu akan kekayaan kita, akan negeri yang sangat  tersohor memiliki lebih dari 17.000 pulau. Namun, semua itu akan sirna, percuma dan sia – sia tatkala tidak diakui oleh bangsa sendiri, tatkala tidak dipelihara dan dirawat oleh bangsa sendiri, tatkala tidak dimanfaatkan untuk anak cucunya kelak, tatkala hanya sifat materialis yang meracuni otak bangsa ini, tatkala hanya mementingkan keegoisan semata.
Jujur, saya selalu merinding dan selalu bangga ketika lagu Indonesia Raya dinyanyikan oleh para pahlawan bangsa yang berjuang demi Tanah Air, ketika lagu Indonesia Raya dikumandangkan di Negara lain. Apakah kau merasakan hal yang sama, hai kawan  ? Maka, melalui tulisan ini semoga kita sebagai bangsa Indonesia bangkit, bangkit dari segala keterpurukan dan jeratan. Tetaplah junjung tinggi nama Indonesia, dimanapun, dan kapanpun kita berada.

Bersama ini, saya juga mengajak kawan – kawan negeri, walau tak dapat membantu banyak, walau tak bertemu muka, namun Tuhan selalu mendengar doa. Kita doakan saudara – saudara kita Ikhwan di Mesir, Mujahidin Suriah, Mujahidin Palestina, semoga bersabar hingga Allah menangkan dan memerdekakan. Karena, Mesir pun merupakan Negara pertama yang mengakui kemerdekaan Negara Indonesia. Sekian, opini saya tentang negeriku tercinta, semoga dapat menjadi semangat bangsa ! 

Berkibarlah Merah Putihku, Tetaplah engkau di dadaku !

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
It’s drive me crazy sometimes when I miss you at this running time, I miss the moment when we have debate training until midnight, miss the moment in held our event, togetherness, your smile, your spirit, your strength, SEGA. I miss the moment when we can laugh together like there’s nothing to worry, there’s smile after the struggle even sometimes we failed in competition, THE MOMENT guys ! so expensive to me.  Ah, I was imagine we can be like this ever after. But, this universe is not mine, not yours too. So, I hate the time when I must waiting to meet you, pals. Have you ever feel like me ? like this moment, when I’m really alone and enjoy my loneliness, I remember you, all of you, all the crazy moment of us, all the productive time that we have and oooh.. the warmness one ! Pals, I love you, I love SEGA, I still love you and miss you, more.. and more.. even we’re not in one business again, but we still family, right ? :)


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Acara ini merupakan acara buka bersama dan charity dengan 100 anak panti asuhan, followers @infotegal , komunitas - komunitas di Kabupaten dan Kota Tegal dan pembagian 250 nasi bungkus.
Acara ini berlangsung pada tanggal 4 Agustus 2013 pukul 15.00 yang diadakan di Masjid Agung Slawi. Dengan dihadiri sekitar 400 peserta, acara ini berlangsung sangat meriah dan mendapat apresiasi yang besar. Sebelum acara buka bersama, kami disuguhkan pemaparan dan pengenalan penggunaan Bahasa Tegal oleh Bapak Hadi Utomo, beliau adalah penulis buku "Kamus Tegal - Indonesia". Acara ini dihadiri oleh berbagai komunitas, seperti Virginity, Tegal Cats Lover (TCL), Kampung Dongeng, Fatinistic, Arsenal, dll. Sambutan hangat dari teman - teman panti asuhan dari Kabupaten dan Kota Tegal pun semakin memeriahkan acara. Dan kami berharap, kami dapat mengadakan acara - acara yang lebih besar, lebih merakyat, dan lebih top.
Berikut dokumentasinya, sila bisa dilihat disini :)
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Cintailah orang yang mencintaimu, sayangilah orang yang menyayangimu. Jangan pernah coba sedetikpun kau sia – siakan orang tersebut. Karena tak mudah baginya, sungguh tak mudah mencintai orang sepertimu. Dari sekian banyak orang, kaulah yang terpilih untuk dicintainya, disayanginya. Siapapun dan dalam kondisi apapun. Jangan pernah menggunakan waktu kita untuk membenci orang yang membenci kita, karena hidup kita akan sia – sia, kita malah melakukan kesalahan besar. Biarkanlah ia lewat, hadapilah yang sekarang menyayangimu dengan tulus dan sepenuh hati, sayangilah mereka. Dan tetaplah, kau sayang pada orang yang sangat kau sayang, meski sampai detik ini ia belum bisa menyayangimu balik. Tetaplah menjadi pribadi yang anggun, saling kasih mengasihi dan saling sayang menyayangi di dalam naungan Tuhan. Tetaplah bertahan seperti ini, tetaplah menyayangi setulus dan selembut kapas. Tetaplah menyayangi orang yang kau sayang dan yang menyayangimu. Meski pada akhirnya (mungkin) orang yang kau sayang pergi, atau usahamu sia – sia, setidaknya kau tetap bangga pada dirimu. Karena kau telah bertahan untuk orang yang kau sayang sesuai pilihan hatimu. Sungguh memang berat bagi orang biasa, teruslah berjuang dan bertahan, walaupun hingga nanti kau mati di tengah jalan atau perjuanganmu sia – sia, kau masih memiliki kebanggaan akan keyakinan tersebut. Jadi, kau bisa mengambil pelajaran dari tiap – tiap usahamu. Tetaplah berjuang.
(itulah cuplikan dari kata-kata sahabatku (toink) buatku beberapa hari yang lalu)
thanks ink :D


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Then, you show me something-that-we-hate-to-called-it-farewell.

"Aku masih merasakan udara yang sama. Masih berdiam ditempat yang sama. Tapi yang kurasakan tak lagi sama, kesunyiaan ini bernama tanpamu."



Sebenarnya, aku tidak pernah ingin semuanya berakhir. Saat semua terancang dengan hebat dan sempurna, saat perhatian-perhatian kecil itu menjelma menjadi candu rindu yang menancapkan getar-getar bahagia. Tapi, bukankah prediksi manusia selalu terbatas? Aku tidak bisa terus menahan dan mengubah sesuatu yang mungkin memang harus terjadi. Perpisahan itu harus terjadi untuk pertemuan awal yang pasti akan memunculkan perasaan bahagia itu lagi.



Tidak dipungkiri dan aku tak harus menyangkal diri, bahwa selama rentan waktu tanpamu, aku merasa ada sesuatu yang hilang. Saat malam, kamu menjerat pikiranku untuk berfokus pada suaramu yang mengalun lembut melewati lempengan-lempengan dingin handphoneku. Dan aku rindu, rindu semua hal yang bisa kita lalui hingga terasa waktu terlalu cepat berlalu saat kita melaluinya bersama.



Dan, akhirnya perpisahan itu tiba. Sesuatu yang selalu kita benci kedatangannya tapi harus selalu kita lewati tanpa kita tahu kapan itu akan terjadi. Dengan segala ketidaksiapan yang menggerogotiku, aku tetap harus melepaskanmu. Kau temukan jalanmu, aku temukan jalanku. Kita bahagia dalam jalan kita masing-masing. Kamu berpegang pada prinsipmu, aku berpegang pada perasaanku. Kita berbeda dan memang tak harus berjalan beriringan.



Semua berjalan dengan cepat. Sapa manjamu, tawa renyahmu, cerita lugumu, dan segala hal yang membuat otakku penuh karenamu. Dan, aku harus membuang dan menghapus itu semua dari memori otakku agar kamu tak lagi mengendap-endap masuk ke dalam hatiku, lalu membuat kenangan itu menjadi nyata dan kembali menjadi realita. Mari mengikhlaskan, setelah ini akan ada pertemuan yang lebih menggetarkan hatimu dan hatiku, akan ada seseorang yang masuk ke dalam hidupmu dan hidupku, dia akan menjadi alasan terbesar saat doa terucap lalu aku dan kamu menyisipkan namanya. Selamat menemukan jalanmu.



Percayalah, bahwa perpisahan ini untuk membaikan hidupmu dan hidupku, bahwa setelah perpisahan ini akan ada rasa bahagia bertubi-tubi yang mengecupmu dengan seringnya. Percayalah bahwa pertemuan kita tidak sia-sia. Aku banyak belajar darimu dan aku berharap kau juga mengambil pelajaran dari pertemuan singkat ini. Semua butuh proses dan waktu saat kamu harus kehilangan sesuatu yang terbiasa kau rasakan. Baik-baik ya.

-D.A.N-
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
" BAHAGIA ITU SEDERHANA"



kita tak perlu muluk - muluk agar dipandang tinggi oleh orang. Kita tak perlu menjadi orang lain, menggunakan berbagai topeng. Bahagia itu, ketika kita mencapai puncak dari mimpi kita, namun kita masih memberi kesempatan pada orang lain jika itu yang terbaik baginya. Bahagia itu, tak harus kita yang berada pada posisi tertinggi, atau bahkan jabatan tertinggi. Bahagia itu, ketika kita bisa merelakan apa yang sebenarnya bisa kita lakukan merelakan, mengikhlaskan kepada orang lain yang lebih mampu. Bahagia itu, tidak memaksa. Bahagia itu, ketika bisa melihat orang lain tersenyum, berada pada posisi yang mereka inginkan, berada pada posisi yang mereka mampu lalui, bukan hanya memandang diri saja. Bahagia itu hidup, hidup dan terus hidup dalam balutan rasa ikhlas dan penuh keikhlasan. Bahagia itu, ketika kita tak menyesali semua keputusan dan pilihan, bahkan pilihan ke 1001 sekalipun. Jika memang itu yang terbaik, maka aku ingin menjadi orang yang bahagia dalam kesederhanaan.

Purwokerto, 07-05-13
11.55 PM

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Dan akhirnya, aku kembali hidup. Setelah sekitar 2 bulan menjadi “zombie”. Yah, bukan gila lagi ini namanya. Hidup bagai dikejar – kejar deadline setiap hari, non stop. Setiap malam training debate, jam 00.00 , kadang jam 1 pagi aku baru bisa tenang mungkin, untuk sekedar tidur. Sebentar, tidur ? ya kalau tidak ada tugas kuliah dan laporan. Tapi nyatanya ? hmmm…
Memegang 2 tanggung jawab besar, training dan acara dies natalis himagrotek ke 4. Acara yang berlangsung kurang lebih 3 minggu ini benar – benar WOW ! perlombaan yang tiap harinya harus mengikuti jadwal fix kelas, dsb. Yah, dinikmati. Sebulan kemudian, datanglah laporan yang ini gila juga. Seperti biasa, tulis tangan dan ada 10 laporan yang harus diselesaikan. Rasanya tak ingin menjamahnya, MUAK ! Yah, bayangkan saja hal tulis menulis ini tak dapat ku handle saat sedang ada acara lain, harus butuh konsentrasi. Beda, ketika laporan diketik, kita bisa membawa laptop atau tab yang bisa nyambi pekerjaan yang lain. Ku rasa, dunia sudah sangat modern loh ya. Kalau asisten atau dosen takut karena copast dan sebagainya, ya itu kembali ke tiap – tiap mahasiswanya sih menurutku. You 'll get what you do, right ?
Yah, as soon as possible, laporan selesai meski harus menerpa hujan untuk mengumpulkan. Whatever ! yang penting kemuakanku telah sirna bersama dengan turunnya hujan di kota ini.

Ku kira, ini akhir dari kemuakanku, dan kebahagiaan segera datang ketika aku bisa mencapai malam puncak dies natalis. BUT IT’S NOT THE END, FILD ! 2 hari setelahnya, aku mendapatkan diriku terbaring di rumah sakit, dan itu rasanya sangat sakit sekali, bukan main. Entahlah, mungkin aku sedang dicoba. Tapi, aku yakin Allah sayang padaku. I’LL TAKE THE VALUE OF THIS. Setidaknya, sekarang aku bisa merasakan kehidupanku yang telah lama sekali  tak kurasakan seperti ini. Thanks GOD J
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Terkadang kita sering berimajinasi dengan apa yang sedang dipikirkan orang lain tentang kita, maupun saat berbicara dengan kita sebelum orang tersebut mengatakan apa yang ada di dalam otaknya. Namun, tak selamanya itu benar, bahkan terkadang kita tidak mendapatkan apapun, kosong melompong. Atau malah, orang tersebut tak mengerti apa yang kita bahasakan tentangnya. Ya, bahasa dan imajinasi memang unik, seunik pikiran orang yang takkan pernah kita tahu kosa kata mana yang pada akhirnya akan mereka pakai sebagai sebuah keputusan ataupun media penyampai informasi. Memang, ini hanyalah masalah bahasa, tulisan dan pemahaman. Namun, satu pertanyaanku, apa yang salah dengan sebuah indera peraba rasa dan pikiran ketika itu bekerja untuk membaca dan ketika pikiran orang lain tetiba berubah sesaat setelah terbaca ?

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Ada beberapa lagu favoritku yang selalu menemani hidupku, makna dan iramanya begitu kuat, dalam merasuk jiwa, just share :))

   1.     Forever in Love – Kenny G
   2.     Hard To Say I’m Sorry
   3.     Everytime I Close My Eyes
   4.     The Moment
   5.     Time – Depapepe
   6.     Heaven
   7.     4Love – Kenny G
   8.     Kazami – dori – Depapepe
   9.     When A Man Loves A Woman
  10.    Theme From Dying Young
  11.    d Love You To Want Me – I
  12.    Hero
  13.    Silk Road – Kitaro
  14.    Always – Kenny G
  15.    My Soul – July

Dan kau tau ? semua lagu diatas adalah yang dibuat menjadi instrumental song maupun murni instrumental song. Sungguh, dahsyatnya sebuah alunan instrument, bisa memberikan warna dan arti tersendiri bagiku.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Akhir – akhir ini aku tak ada gairah untuk menulis, entahlah. Semangatku tetiba hilang bagai tertelan ombak samudra Atlantik yang dinginnya minta ampun. Atau mungkin otakku telah diakali dengan kejaran deadline kampus atau kerjaanku yang lain. LPJ, Proposal, Proker semuanya menari, yang satu bagai tarian topeng endel yang diringi musik gamelan yang syahdu, yang satu lagi bagai shuffle dance yang Oh My God, tiap detiknya benar – benar diperhatikan gerakannya.
Namun, satu hal yang selalu kuingat saat mulai malas menulis, itu yang membuatku semangat lagi.
Ini :



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

Fildzah Kharisma N.H

Fildzah Kharisma N.H

About me

I’m a girl who loves nature, green, environmentalist, and social humanitarian enthusiasm.

Halaman

  • Home
  • Travel
  • Contact

Visitors

Followers

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Label

  • cerpen
  • English
  • Environment
  • Friends
  • Goresan hati
  • Indonesia
  • Life Traveler
  • Masa sekolah
  • Opini
  • Perjuangan
  • Puisi
  • Religi

Blog Archive

  • Mei 2020 (2)
  • April 2020 (3)
  • November 2019 (1)
  • April 2019 (1)
  • November 2017 (3)
  • Oktober 2017 (2)
  • Januari 2017 (2)
  • Maret 2016 (2)
  • Maret 2015 (1)
  • Januari 2015 (1)
  • Februari 2014 (1)
  • Januari 2014 (1)
  • Desember 2013 (3)
  • Agustus 2013 (5)
  • Juli 2013 (3)
  • Juni 2013 (1)
  • Maret 2013 (3)
  • Februari 2013 (7)
  • Januari 2013 (2)
  • Desember 2012 (6)
  • November 2012 (2)
  • Oktober 2012 (3)
  • September 2012 (1)
  • Agustus 2012 (10)
  • Juli 2012 (2)
  • Juni 2012 (3)
  • Mei 2012 (3)
  • Maret 2012 (1)
  • Februari 2012 (3)
  • Januari 2012 (5)
  • Agustus 2011 (2)
  • Juli 2011 (4)
  • Juni 2011 (3)
  • Mei 2011 (5)
  • April 2011 (2)
  • Januari 2011 (1)
  • Desember 2010 (1)
  • Agustus 2010 (4)
  • Juli 2010 (3)
  • Juni 2010 (7)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates