Diberdayakan oleh Blogger.

Colours of Life

some though of mine, myself, and my life ~

Cintailah orang yang mencintaimu, sayangilah orang yang menyayangimu. Jangan pernah coba sedetikpun kau sia – siakan orang tersebut. Karena tak mudah baginya, sungguh tak mudah mencintai orang sepertimu. Dari sekian banyak orang, kaulah yang terpilih untuk dicintainya, disayanginya. Siapapun dan dalam kondisi apapun. Jangan pernah menggunakan waktu kita untuk membenci orang yang membenci kita, karena hidup kita akan sia – sia, kita malah melakukan kesalahan besar. Biarkanlah ia lewat, hadapilah yang sekarang menyayangimu dengan tulus dan sepenuh hati, sayangilah mereka. Dan tetaplah, kau sayang pada orang yang sangat kau sayang, meski sampai detik ini ia belum bisa menyayangimu balik. Tetaplah menjadi pribadi yang anggun, saling kasih mengasihi dan saling sayang menyayangi di dalam naungan Tuhan. Tetaplah bertahan seperti ini, tetaplah menyayangi setulus dan selembut kapas. Tetaplah menyayangi orang yang kau sayang dan yang menyayangimu. Meski pada akhirnya (mungkin) orang yang kau sayang pergi, atau usahamu sia – sia, setidaknya kau tetap bangga pada dirimu. Karena kau telah bertahan untuk orang yang kau sayang sesuai pilihan hatimu. Sungguh memang berat bagi orang biasa, teruslah berjuang dan bertahan, walaupun hingga nanti kau mati di tengah jalan atau perjuanganmu sia – sia, kau masih memiliki kebanggaan akan keyakinan tersebut. Jadi, kau bisa mengambil pelajaran dari tiap – tiap usahamu. Tetaplah berjuang.
(itulah cuplikan dari kata-kata sahabatku (toink) buatku beberapa hari yang lalu)
thanks ink :D


Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Then, you show me something-that-we-hate-to-called-it-farewell.

"Aku masih merasakan udara yang sama. Masih berdiam ditempat yang sama. Tapi yang kurasakan tak lagi sama, kesunyiaan ini bernama tanpamu."



Sebenarnya, aku tidak pernah ingin semuanya berakhir. Saat semua terancang dengan hebat dan sempurna, saat perhatian-perhatian kecil itu menjelma menjadi candu rindu yang menancapkan getar-getar bahagia. Tapi, bukankah prediksi manusia selalu terbatas? Aku tidak bisa terus menahan dan mengubah sesuatu yang mungkin memang harus terjadi. Perpisahan itu harus terjadi untuk pertemuan awal yang pasti akan memunculkan perasaan bahagia itu lagi.



Tidak dipungkiri dan aku tak harus menyangkal diri, bahwa selama rentan waktu tanpamu, aku merasa ada sesuatu yang hilang. Saat malam, kamu menjerat pikiranku untuk berfokus pada suaramu yang mengalun lembut melewati lempengan-lempengan dingin handphoneku. Dan aku rindu, rindu semua hal yang bisa kita lalui hingga terasa waktu terlalu cepat berlalu saat kita melaluinya bersama.



Dan, akhirnya perpisahan itu tiba. Sesuatu yang selalu kita benci kedatangannya tapi harus selalu kita lewati tanpa kita tahu kapan itu akan terjadi. Dengan segala ketidaksiapan yang menggerogotiku, aku tetap harus melepaskanmu. Kau temukan jalanmu, aku temukan jalanku. Kita bahagia dalam jalan kita masing-masing. Kamu berpegang pada prinsipmu, aku berpegang pada perasaanku. Kita berbeda dan memang tak harus berjalan beriringan.



Semua berjalan dengan cepat. Sapa manjamu, tawa renyahmu, cerita lugumu, dan segala hal yang membuat otakku penuh karenamu. Dan, aku harus membuang dan menghapus itu semua dari memori otakku agar kamu tak lagi mengendap-endap masuk ke dalam hatiku, lalu membuat kenangan itu menjadi nyata dan kembali menjadi realita. Mari mengikhlaskan, setelah ini akan ada pertemuan yang lebih menggetarkan hatimu dan hatiku, akan ada seseorang yang masuk ke dalam hidupmu dan hidupku, dia akan menjadi alasan terbesar saat doa terucap lalu aku dan kamu menyisipkan namanya. Selamat menemukan jalanmu.



Percayalah, bahwa perpisahan ini untuk membaikan hidupmu dan hidupku, bahwa setelah perpisahan ini akan ada rasa bahagia bertubi-tubi yang mengecupmu dengan seringnya. Percayalah bahwa pertemuan kita tidak sia-sia. Aku banyak belajar darimu dan aku berharap kau juga mengambil pelajaran dari pertemuan singkat ini. Semua butuh proses dan waktu saat kamu harus kehilangan sesuatu yang terbiasa kau rasakan. Baik-baik ya.

-D.A.N-
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
" BAHAGIA ITU SEDERHANA"



kita tak perlu muluk - muluk agar dipandang tinggi oleh orang. Kita tak perlu menjadi orang lain, menggunakan berbagai topeng. Bahagia itu, ketika kita mencapai puncak dari mimpi kita, namun kita masih memberi kesempatan pada orang lain jika itu yang terbaik baginya. Bahagia itu, tak harus kita yang berada pada posisi tertinggi, atau bahkan jabatan tertinggi. Bahagia itu, ketika kita bisa merelakan apa yang sebenarnya bisa kita lakukan merelakan, mengikhlaskan kepada orang lain yang lebih mampu. Bahagia itu, tidak memaksa. Bahagia itu, ketika bisa melihat orang lain tersenyum, berada pada posisi yang mereka inginkan, berada pada posisi yang mereka mampu lalui, bukan hanya memandang diri saja. Bahagia itu hidup, hidup dan terus hidup dalam balutan rasa ikhlas dan penuh keikhlasan. Bahagia itu, ketika kita tak menyesali semua keputusan dan pilihan, bahkan pilihan ke 1001 sekalipun. Jika memang itu yang terbaik, maka aku ingin menjadi orang yang bahagia dalam kesederhanaan.

Purwokerto, 07-05-13
11.55 PM

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Dan akhirnya, aku kembali hidup. Setelah sekitar 2 bulan menjadi “zombie”. Yah, bukan gila lagi ini namanya. Hidup bagai dikejar – kejar deadline setiap hari, non stop. Setiap malam training debate, jam 00.00 , kadang jam 1 pagi aku baru bisa tenang mungkin, untuk sekedar tidur. Sebentar, tidur ? ya kalau tidak ada tugas kuliah dan laporan. Tapi nyatanya ? hmmm…
Memegang 2 tanggung jawab besar, training dan acara dies natalis himagrotek ke 4. Acara yang berlangsung kurang lebih 3 minggu ini benar – benar WOW ! perlombaan yang tiap harinya harus mengikuti jadwal fix kelas, dsb. Yah, dinikmati. Sebulan kemudian, datanglah laporan yang ini gila juga. Seperti biasa, tulis tangan dan ada 10 laporan yang harus diselesaikan. Rasanya tak ingin menjamahnya, MUAK ! Yah, bayangkan saja hal tulis menulis ini tak dapat ku handle saat sedang ada acara lain, harus butuh konsentrasi. Beda, ketika laporan diketik, kita bisa membawa laptop atau tab yang bisa nyambi pekerjaan yang lain. Ku rasa, dunia sudah sangat modern loh ya. Kalau asisten atau dosen takut karena copast dan sebagainya, ya itu kembali ke tiap – tiap mahasiswanya sih menurutku. You 'll get what you do, right ?
Yah, as soon as possible, laporan selesai meski harus menerpa hujan untuk mengumpulkan. Whatever ! yang penting kemuakanku telah sirna bersama dengan turunnya hujan di kota ini.

Ku kira, ini akhir dari kemuakanku, dan kebahagiaan segera datang ketika aku bisa mencapai malam puncak dies natalis. BUT IT’S NOT THE END, FILD ! 2 hari setelahnya, aku mendapatkan diriku terbaring di rumah sakit, dan itu rasanya sangat sakit sekali, bukan main. Entahlah, mungkin aku sedang dicoba. Tapi, aku yakin Allah sayang padaku. I’LL TAKE THE VALUE OF THIS. Setidaknya, sekarang aku bisa merasakan kehidupanku yang telah lama sekali  tak kurasakan seperti ini. Thanks GOD J
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Terkadang kita sering berimajinasi dengan apa yang sedang dipikirkan orang lain tentang kita, maupun saat berbicara dengan kita sebelum orang tersebut mengatakan apa yang ada di dalam otaknya. Namun, tak selamanya itu benar, bahkan terkadang kita tidak mendapatkan apapun, kosong melompong. Atau malah, orang tersebut tak mengerti apa yang kita bahasakan tentangnya. Ya, bahasa dan imajinasi memang unik, seunik pikiran orang yang takkan pernah kita tahu kosa kata mana yang pada akhirnya akan mereka pakai sebagai sebuah keputusan ataupun media penyampai informasi. Memang, ini hanyalah masalah bahasa, tulisan dan pemahaman. Namun, satu pertanyaanku, apa yang salah dengan sebuah indera peraba rasa dan pikiran ketika itu bekerja untuk membaca dan ketika pikiran orang lain tetiba berubah sesaat setelah terbaca ?

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar


Ada beberapa lagu favoritku yang selalu menemani hidupku, makna dan iramanya begitu kuat, dalam merasuk jiwa, just share :))

   1.     Forever in Love – Kenny G
   2.     Hard To Say I’m Sorry
   3.     Everytime I Close My Eyes
   4.     The Moment
   5.     Time – Depapepe
   6.     Heaven
   7.     4Love – Kenny G
   8.     Kazami – dori – Depapepe
   9.     When A Man Loves A Woman
  10.    Theme From Dying Young
  11.    d Love You To Want Me – I
  12.    Hero
  13.    Silk Road – Kitaro
  14.    Always – Kenny G
  15.    My Soul – July

Dan kau tau ? semua lagu diatas adalah yang dibuat menjadi instrumental song maupun murni instrumental song. Sungguh, dahsyatnya sebuah alunan instrument, bisa memberikan warna dan arti tersendiri bagiku.
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

Akhir – akhir ini aku tak ada gairah untuk menulis, entahlah. Semangatku tetiba hilang bagai tertelan ombak samudra Atlantik yang dinginnya minta ampun. Atau mungkin otakku telah diakali dengan kejaran deadline kampus atau kerjaanku yang lain. LPJ, Proposal, Proker semuanya menari, yang satu bagai tarian topeng endel yang diringi musik gamelan yang syahdu, yang satu lagi bagai shuffle dance yang Oh My God, tiap detiknya benar – benar diperhatikan gerakannya.
Namun, satu hal yang selalu kuingat saat mulai malas menulis, itu yang membuatku semangat lagi.
Ini :



Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
I’m happy with you all guys, meet you in same place, with different background but we can keep it in one, “boleng” is my group name when I have the group work of the disease in plant. “Boleng” is one of the germ in potatoes. Ya ! With them, I can feel have a new family. So many times I use with them. So many happiness that we build together. So many stories that I create with them, going adventure to Dieng with the blind way, that’s sound crazy right ? but I get the wisdom of it.  Till we go to Lukman’s home and meet with his family, how a great chance that time. Watching movie together, breakfast, lunch, moreover dinner time , together also.  Doing laboratory work in unite even if we're not in a group. Going to “ghost theater” until we celebrate Dian’s birthday and what a naughty we are when we break out the egg to his head, sorry ! hahaha.. But, surely I’m so happy to know you all, with you guys, I can find the place that I looking for, that I call “HAPPINESS”. Still remember with our miracle word, “ALL IS WELL” and believe 5cm in front of our eyebrow ! Thanks boleng for the moment and all of things that we have been done and also what we planning for. 
We always together whatever, whenever and wherever we are, because friendship doesn't look the distance, our friendship look the heart and feel .




















Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Hadapi dengan senyuman
Semua yang terjadi biar terjadi
Hadapi dengan tenang jiwa
Semua kan baik - baik saja

Bila ketetapan Tuhan
Sudah ditetapkan
Tetaplah sudah
Tak ada yang bisa merubah
Dan takkan bisa berubah

Relakanlah saja ini
Bahwa semua yang terbaik
Terbaik untuk kita semua
Menyerahlah untuk menang

-Dewa-
Share
Tweet
Pin
Share
No komentar

What will you think when you look at me with the old in my life discussion ?

“Sepertinya, biasa saja tuh !” Adapula jawaban lain, “ah kuno banget kamu Fildz !”  Ya begitulah segelintir perkataan teman -  teman sebayaku. Yah, all depend on yours, you look me set this to take a good things, or maybe you look me as an old. Maka, jangan heran ! teman  orang tuaku, juga temanku. Aku juga berteman dengan orang – orang yang lebih tua diatasku, mereka rata – rata berusia 40 – 50 tahun, bahkan lebih dari itu. Sering kami berbagi cerita, tentang pengalamanku, dan tentu saja pengalaman hidup mereka. Share dengan mereka memberikan warna tersendiri bagiku. Mereka bukan sekedar teman, mereka juga ustadz dalam hidupku, panutanku, guruku. Aku memiliki cara tersendiri untuk merefreshkan pikiranku. Dan dengan diskusi bersama dengan orang – orang “yang lebih berpengalaman” membuatku lebih tau tentang realita. Tentang masa depan. Diskusi kami tak hanya sekali dua kali, bahkan seringkali aku dan orang tua anjangsana dengan teman – teman mereka, dan tentu saja, aku masuk ke dalam dunia mereka. Obrolan mereka, meski ringan namun berbobot. Kalian pasti akan menyangka, obrolan orang – orang tua itu kuno, tidak gaul, dan gak mutu. Tapi tidak bagiku. Justru mereka update, easy going, dan aku selalu takjub ketika diskusi dengan mereka. Whatever the other say, It doesn’t matter for me. Karena, tidak semua teman adalah teman. Dan perlu digaris bawahi, bahwa aku berteman dengan orang yang sudah banyak makan garam dalam artian yang positif. Jadi, sekali lagi jangan heran bila suatu ketika melihatku sedang bercengkrama dengan orang – orang yang lebih tua dariku, keep positive ! Dan, buat kamu, kamu dan kamu, teman – teman sebayaku, kalianpun tetap temanku, teman sepermainan, teman bersama dalam suka duka mengarungi masa depan. 
Untuk berteman, tidak ada batasan umur bukan ? So, I believe that discuss with the old is  more giving beneficial thing as well, but being your friends also really give me wonderful world in young style that I ever touch :))

Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Well, suddenly I'm so attrack full to this country. What a beautiful here. Great nature view at all. And I'm in love with Switzerland, wanna get travel to study there one day, and get work as well, amen. Nothing impossible if we believe , right ? :))

And these, that I'm lovin' of.....


What a beautiful scenery !




Wow, so green in every part ! suitable in mine :)


Look ! the peaceful thing I wanna get 


Zurich at night, the romantic one :)


an amazing traffic rules ! 


here, that I fascinating on. Get it soon !




Share
Tweet
Pin
Share
No komentar
Newer Posts
Older Posts

Fildzah Kharisma N.H

Fildzah Kharisma N.H

About me

I’m a girl who loves nature, green, environmentalist, and social humanitarian enthusiasm.

Halaman

  • Home
  • Travel
  • Contact

Visitors

Followers

Follow Me

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

recent posts

Label

  • cerpen
  • English
  • Environment
  • Friends
  • Goresan hati
  • Indonesia
  • Life Traveler
  • Masa sekolah
  • Opini
  • Perjuangan
  • Puisi
  • Religi

Blog Archive

  • Mei 2020 (2)
  • April 2020 (3)
  • November 2019 (1)
  • April 2019 (1)
  • November 2017 (3)
  • Oktober 2017 (2)
  • Januari 2017 (2)
  • Maret 2016 (2)
  • Maret 2015 (1)
  • Januari 2015 (1)
  • Februari 2014 (1)
  • Januari 2014 (1)
  • Desember 2013 (3)
  • Agustus 2013 (5)
  • Juli 2013 (3)
  • Juni 2013 (1)
  • Maret 2013 (3)
  • Februari 2013 (7)
  • Januari 2013 (2)
  • Desember 2012 (6)
  • November 2012 (2)
  • Oktober 2012 (3)
  • September 2012 (1)
  • Agustus 2012 (10)
  • Juli 2012 (2)
  • Juni 2012 (3)
  • Mei 2012 (3)
  • Maret 2012 (1)
  • Februari 2012 (3)
  • Januari 2012 (5)
  • Agustus 2011 (2)
  • Juli 2011 (4)
  • Juni 2011 (3)
  • Mei 2011 (5)
  • April 2011 (2)
  • Januari 2011 (1)
  • Desember 2010 (1)
  • Agustus 2010 (4)
  • Juli 2010 (3)
  • Juni 2010 (7)

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates